Sabtu, 26 Desember 2015

Setiap Harinya banyak dari kita berpergian menggunakan mobil, Tapi pernahkah anda bertanya mengapa pengemudi mobil harus ada di sebelah kanan?, bukan di kiri?. Nyatanya hanya 35% Negara di dunia yang mengadopsi posisi mengemudi sebelah kanan, seperti Australia, India, Ingris, Dll, sedangkan 65% mengadopsi stir kiri. 

Gambar kiri menunjukan stir pengemudi di seblah kanan,dan sebaliknya.
Pendeknya perbedaan posisis mobil di sebabkan oleh perbedaan jalur kendaraan yang di adopsi setiap negara, umumnya jika mobil berjalan di sebelah kiri, pengemudinya ada di sebelah kanan, begitu juga sebaliknya, Hal itu tersebut terjadi di mungkinkan agar si pengemudi melihat lebih jauh ke depan, Hal ini terjadi di Francis, dan amerika dulu, ketika sang pengendara kreta kuda memosisikan kursinya ke arah tengah badan jalan, agar menjagakeselamatan kreta kuda dari penguna jalan yang lewat dari arah berlawanan.

Gambar Pengendara kuda yang nyeleneh.


Jalur kanan kiri sendiri memiliki sejarah yang panjang, jalur kiri terjadi karena, ksatria pada jaman dahulu, kebanyakkan memegang pedangnya dengan tangan kanan, sehingga memudahkan untuk menjangkau musuh ketika sedang berkuda, sedangkan jalur kanan baru di gunakan setelah Revolusi Francis, sebagai simbol perlawanan kepada Krajaan, Napoleon menerapkan Jalur kanan di Francis, kemudian singkatnya pada Abad 19 Napoleon hampir berhasil menguasai seluruh Eropa, kemudian ia menerapkan aturan jalur kanan tersebut ke berbagai negara yang ia kuasai, Hebat sekali.

Warna Bendera Ferancis.


Bagaimana dengan Indoneisa?. Singkatnya banyak dari jalur di suatu negara di pengaruhi oleh aturan dari negara enjajah, dan koloni koloninya, itu yag terjad pada Indonesia dimana Belanda menerapkan aturan tersebut di dalam Negara kita. Faktanya Belanda sendiri menggunakan jalur kanan bukan jalur kiri, karena ia sempat di kuasai oleh Napoleon dan aturannya masih berpengaruh sampai saat ini. sedangkan koloninya, seperti ingris, tak pernah takluk masih menggunakan jalur kiri, Seperi kita di Indonesi. Karena menggunaka jalur di sebelah kiri, mobil kita memiliki stir pengemudi di seblah kanan, agar bisa melihat kendaraan dari arah berlawanan, selain itu posisi berkendara kita juga di pengaruhi dari banyak lakunya mobil produksi Jepang di Indonesia, yang memiliki pengemdi di seblah kanan.

Jadi setalah mengetahui sejarahnya, jangan coba coba meniru ksatria berkuda pada abad pertengahan dan mencobanya pada abad sekarang, karena ya itu jelas akan di tangkapoleh polisi, jadi Terima Kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar